Gliter

berjalan

Minggu, 20 November 2011

Struktur Sosial dalam Fenomena Kehidupan

A. Struktur sosial

1. Definisi Struktur Sosial
Istilah struktur diartikan sebagai susunan terhadap sesuatu yang memilii bagian-bagian atau unsur-unsur dan membentuk suatu susunan.Struktur sosial berasal dari bahasa latin yaitu structrum yang artinya menyusun,membangun untuk sebuah gedung,dan istilah umumnya yaitu konstruksi yang berarti kerangka.

Setiap struktur sosial yang muncul di dalam kehidupan masyarakat dapat terjadi karena ada unsur-unsur sebagai berikut ;
 Individu
Individu sebagai pembentuk masayarakat.Tidak ada sebuah struktur sosial pun yang dapat berdiri tanpa peranan individu-individu dalam masyarakat.
 Interaksi
Pola interaksi antarindividu dalam masyarakat juga membentuk struktur sosial.Di sinilah akan di tentukan,apakah struktur sosial yang terbentuk mengarah pada integrasi ataupun disintegrasi.
Struktur sosial memiliki ciri-ciri sebagai berikut ;
 Bersifat abstrak
 Terdapat dimensi Vertikal dan Horizontal
 Sebagai landasan sebuah Proses Sosial Dalam Masyarakat
 Merupakan Bagian dari Sistem Pengaturan Tata Kelakuan dan Pola Hubungan Masyarakat
 Struktur Sosial Selalu Berkembang dan Dapat Berubah


2. Elemen Dasar Struktur Sosial
4 elemen dasar struktur sosial adalah sebagai berikut ;
a) Status sosial
Status sosial adalah kedudukan atau posisi seseorang dalam kelompok masyarakat yang meliputi keseluruhan posisi sosial yang terdapat dalam suatu kelompok besar masyarakat.
Status sosial masyarakat dapat dibedakan sebagai berikut
 Ascribed Status
Ascribed status adalah status yang diberikan masyarakat kepada seseorang tanpa memandang bakat atau karakteristik unik orang tersebut,tetapi secara otomatis melalui kelahiran/keturunan.
Contoh ; anak lahir laki-laki atau perempuan
 Achieved Status
Achieved status adalah status yang di dapat seseorang melalui usahanya sendiri.
Contoh ; seseorang yang ingin menjadi pengacara harus memenuhi persyaratan tertentu,tergantung pada usaha dan
kemampuan yang bersangkutan untuk menjalaninya.
 Assigned Status
Assigned status adalah status yang diberikan kepada seseorang karena telah berjasa memperjuangkan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakat.
Contoh ; Bapak Proklamator,Pahlawan Revolusi,dll
b) Peran Sosial
Peran sosial merupakan seperangkat harapan terhadap seseorang yang menempati status sosial tertentu.Arti pentingnya peran yaitu mampu mengatur perilaku seseorang.
Akibat keberagaman peran sosial yang dinamis yaitu ;
1. Konflik Peran (Conflict of Roles)
Terjadi apabila seseorang dengan kedudukan tertentu harus melaksanakan peran yang sesungguhnya tidak ia harapkan.

2. Ketegangan
Terjadi apabila seseorang mengalami kesulitan untuk melakukan peran sosial yang dimilikinya karena ada ketidaksesuaian antara kewajiban-kewajiban yang harus dijalankan dengan tujuan peran sosial itu sendiri.
3. Kegagalan Peran
Terjadi apabila seseorang tidak sanggup menjalankan beberapa peran sekaligus karena terdapat tuntutan-tuntutan yang saling bertentangan.
4. Kesenjangan peran (Role Distance)
Terjadi apabila seseorang harus menjalankan peran yang tidak menjadi prioritas hidup nya sehingga merasa tertekan atau tidak cocok menjalankan peran tersebut.
c) Kelompok
Kelompok merupakan sejumlah orang yang memiliki norma-norma,nilai-nilai,dan harapan-harapan yang sama,serta secara sadar dan teratur saling berinteraksi.
d) Lembaga/Institusi
Lembaga/institusi merupakan pola terorganisasi dari kepercayaan dan perilaku yang dipusatkan pada kebutuhan sosial yang mendasar.

3. Faktor-Faktor Struktur Sosial
Faktor-faktor yang mempengaruhi struktur sosial masyarakat Indonesia antara lain ;
 Keadaan Geografis
Kondisi geografis bangsa Indonesia terdiri dari pulau-pulau yang terpisah
 Mata Pencaharian
Masyarakat Indonesia memiliki mata pencaharian yang beragam antara lain sebagai nelayan,petani,ataupun di sektor industri.
 Pembangunan
Pembangunan dapat mempengaruhi struktur masyarakat Indonesia.
4. Unsur-unsur Struktur Sosial
Menurut Soerjono Soekanto ,unsur-unsur sosial yang pokok dalam struktur sosial adalah sebagai berikut.
 Kelompok
 Kebudayaan
 Lembaga Sosial
 Stratifikasi Sosial
 Kekuasaan dan wewenang

5. Fungsi Struktur Sosial
Terdapat 3 fungsi struktur sosial,yaitu ;
 Fungsi identitas
 Fungsi kontrol
 Fungsi pemelajaran

6. Bentuk-bentuk Struktur Sosial
1) Berdasarkan Sifat
Dilihat dari sifatnya,bentuk-bentuk struktur sosial yaitu sebagai berikut.
 Struktur Sosial Kaku
 Struktur Sosial Luwes
 Struktur Sosial Formal
 Struktur Sosial Informal
2) Berdasarkan Identitas Keanggotaan Masyarakat
Bentuk-bentuk struktur sosial berdasarkan identitas keanggotaan masyarakat yaitu sebagai berikut.
 Struktur Sosial Homogen
 Struktur Sosial Heterogen
3) Berdasarkan Ketidaksamaan sosial
Faktor-faktor yang membentuk ketidaksamaan sosial antara lain sbb.
 Keadaan geografis
 Etnis
 Potensi/kemampuan diri
 Latar Belakang Sosial
B. Diferensiasi Sosial
1. Definisi Diferensiasi Sosial
Menurut Soerjono Soekanto ,diferensiasi sosial adalah variasi pekerjaan,prestise dan kekuasaan kelompok dalam masyarakat yang dikaitkan dengan interaksi atau akibat umum dari proses interaksi sosial yang lain.
Perbedaan yang menandai kemajemukan sosial didasarkan pada hal-hal sebagai berikut.
 Ciri Fisik
 Ciri Sosial
 Ciri Budaya
2. Bentuk-bentuk Diferensiasi Sosial
Dalam masyarakat terdapat beberapa bentuk diferensiasi sosial yaitu sebagai berikut.
a. Diferensiasi Ras (Racial Differentiation)
Diferensiasi ras merupakan pengelompokan yang bersifat jasmaniyah,berdasarkan pada ciri-ciri fisik.,seperti warna kulit,rambut,serta bentuk-bentuk bagian wajah.
Secara umum ciri fisik manusia dikelompokkan atas 3 golongan sebagai berikut.
 Ciri Fenotipe (Ciri-ciri yang tampak)
 Ciri-ciri Filogenetik
 Ciri-ciri Genetik
Terdapat beberapa teori tentang ras yaitu sebagai berikut.
 Teori Tiga Ras
 Toeri Evolusi
 Teori Ras Geografis


b. Diferensiasi Etnis atau Suku Bangsa (Tribal Differentiation)
Etnis berbeda dengan ras.Pengertian ras lebih di dasarkan pada persamaan ciri-ciri fisikyang dimiliki oleh seorang individu,sedangkan pengertian etnis didasarkan pada adanya persamaan kebudayaan dalam kelompok masyarakat tersebut.
c. Diferensiasi Agama (Religion Differentiation)
Diferensiasi agama terwujud dalam kenyataan sosial bahwa masyarakat terdiri dari orang-orang yang menganut suatu agama tertentu termasuk dalam komunitas atau golongan yang disebut dengan umat.
Ciri utama agama besar di dunia adalah sebagai berikut
 Mempercayai adanya suatu kekuatan adikodrati
 Adanya doktrin (ajaran) untuk menuju keselamatan
 Adanya ketentuan yang mengatur hubungan antara sesama manusia dan antara manusia dengan tuhan
 Penyampaian ajaran moral dengan menggunakan kisah-kisah yang tertulis dalam kitab suci
 Adanya upacara dan ritual tertentu
d. Diferensiasi Gender/Jenis Kelamin (Sex Differentiation)
Gender adalah perbedaan secara budaya antara pria dan wanita yang dipelajari melalui proses sosialisasi.Sedangkan jenis kelamin merupakan ciri fisik yang dibawa sejak lahirdan tidak ditentukan sendiri oleh individu sesuai keinginannya.
e. Diferensiasi Profesi (Profession Differentiation)
Diferensiasi profesi merupakan pengelompokan masyarakat yang didasarkan pada jenis pekerjaan atau profesinya.
f. Diferensiasi Klan (Clan Differentiation)
Pengertian klan menurut Koentjaraningrat adalah suatu kelompok kekerabatan yang terdiri dari semua keturunan dari seorang nenek moyang yang diperhitungkan melalui garis keturunan sejenis yaitu keturunan warga pria atau wanita.


Beberapa jenis kelompok kekerabatan yang berdasarkan garis keturunan adalah sebagai berikut.
 Matrilineal adalah klan atas dasar garis keturunan ibu.
 Patrilineal adalah klan atas dasar garis keturunan ayah.
g. Diferensiasi Potensi Diri
Pada hakikatnya semua manusia mempunyai potensi diri yang sama,meskipun terdapat perbedaan struktur otak antara antara laki-laki dan perempuan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar